
Perjalanan menuju kelulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Kementerian Agama Tahun 2025 bukanlah perjalanan yang singkat bagi Ida Wahyuningsih, S.Pd., Gr. Selama kurang lebih 16 tahun, beliau menapaki dunia pendidikan madrasah dengan penuh kesabaran, ketekunan, dan keikhlasan.
Kelulusan PPG Daljab Kemenag Mapel Matematika Batch 2 Tahun 2025 menjadi bukti bahwa pengabdian yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan berbuah pada waktu terbaik.
Mengawali Pengabdian di MTs Al-Falah (2009–2017)
Bu Ida memulai pengabdiannya sebagai guru Matematika pada tahun 2009 di MTs Al-Falah, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces. Selama delapan tahun, beliau mendidik siswa dengan penuh tanggung jawab, meski di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.
Pengalaman tersebut membentuk keteguhan hati dan semangat pengabdian. Mengajar bukan sekadar pekerjaan, tetapi amanah yang dijalani dengan niat ibadah.
Menanti Kesempatan di MTs Fatahillah (2018–Sekarang)
Pada tahun 2018, Bu Ida melamar untuk mengabdi di MTs Fatahillah. Saat itu, beliau langsung menghadap Kyai Gufron, namun belum memperoleh jawaban. Meski demikian, beliau tetap bersabar dan terus berikhtiar.
Seiring berjalannya waktu dan adanya pergantian Kepala Madrasah, Bu Ida akhirnya mendapat panggilan di bawah kepemimpinan Bapak Muslimin. Sejak saat itu, beliau resmi bergabung dan mengabdikan diri di MTs Fatahillah hingga sekarang.
Perjalanan ini menjadi pelajaran berharga bahwa setiap proses membutuhkan waktu, dan kesabaran adalah bagian dari ikhtiar.
Lulus PPG Daljab Kemenag 2025
Keinginan untuk mengikuti dan lulus PPG Dalam Jabatan telah lama menjadi harapan Bu Ida. Bukan semata untuk meraih pengakuan formal, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab profesional untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
Melalui berbagai tahapan PPG Daljab Kemenag, mulai dari administrasi, pembelajaran, hingga evaluasi akhir, akhirnya pada tahun 2025 Bu Ida dinyatakan lulus PPG Daljab Kemenag Mapel Matematika Batch 2.
Capaian ini menjadi penyemangat, tidak hanya bagi beliau pribadi, tetapi juga bagi guru-guru madrasah lainnya.
Pesan dan Motivasi
“Mengajar adalah proses panjang. Jangan lelah berbuat baik, karena hasil terbaik akan datang pada waktunya.”
Bu Ida berpesan kepada sesama guru madrasah agar tetap:
Menurut beliau, PPG adalah sarana belajar dan refleksi untuk menjadi guru yang lebih baik.
Kiat Lulus PPG Versi Ida Wahyuningsih
Penutup
Kisah Ida Wahyuningsih, S.Pd., Gr. merupakan gambaran nyata dedikasi guru madrasah yang setia pada pengabdian. Dari MTs Al-Falah hingga MTs Fatahillah, dari penantian panjang hingga lulus PPG Daljab Kemenag 2025, semuanya menjadi bukti bahwa ketekunan dan kesabaran tidak pernah sia-sia.
Semoga kisah ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh guru madrasah untuk terus berikhtiar dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Beri Komentar